Memasuki usia 7 – 9 bulan, si cilik mengalami perkembangan pesat dengan munculnya beberapa tipe kecerdasan yang tidak ia miliki pada usia sebelumnya. Selain kecerdasan linguistik dan kinestetik serta spasial, sejak usia 6 bulan si cilik mulai menunjukkan tanda-tanda kecerdasan lain seperti kecerdasan interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan logis matematis.

Oleh karenanya, para orangtua harus responsif agar perkembangan si cilik tidak stagnan. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan para orangtua adalah jenis mainan yang mereka berikan. Nah, apa saja mainan untuk perkembangan anak umur 7 – 9 bulan yang tepat? Daftar mainan berikut ini patut Anda pertimbangkan.

Figur atau Boneka : Si cilik sudah dapat menunjukkan minat untuk berinteraksi &  bersosialisasi, anda dapat menciptakan suara perut (ventriloquist) sehingga terkesan boneka berbicara pada si cilik, atau dengan meniru suara – suara binatang. Teknik ini dapat membuat suasana menjadi lebih menghibur dan menyenangkan

Kubus : Memainkan kubus dengan menyusunnya dapat merangsang kecerdasan motorik si cilik.

Buku Cerita dengan Gambar yang Menarik : Menceritakan sebuah cerita rutin kepada si cilik dengan buku-buku cerita yang menarik akan mengasah kecerdasan linguistik si cilik. Meskipun tidak sepenuhnya paham, namun otak si cilik yang masih bayi akan menyerap perkataan yang diberikan sehingga dapat mempengaruhi kecerdasan bahasanya. Adanya gambar-gambar di buku cerita, juga akan menarik perhatian si cilik terhadap buku cerita.

Mainan yang Menimbulkan Bunyi – bunyian: Mainan seperti alat musik drum, piano/ keyboard yang dapat meningkatkan koordinasi motorik halus seperti gerak tangan, penglihatan dan pendengaran

mainan7-9Mainan yang dapat bergerak: Berbagai mainan yang dapat bergerak akan menstimuli perkembangan kecerdasan spasial dan kinestetik si cilik. Mobil-mobilan adalah contoh mainan yang dapat Anda berikan. Biarkan si cilik mengejar mobil-mobilan, tetapi jangan terlalu jauh agar si cilik tetap merasa senang karena berhasil mengejar mobil.

Bola : Anda dapat memberikan bola kepada si cilik untuk mengajarinya berhitung. Tetapi, jangan tergesa-gesa memaksa si cilik untuk mulai benar-benar bisa berhitung. Sebab, kecerdasan logis matematis yang dimiliki si cilik pada usia ini baru saja muncul.

Yang juga harus diingat oleh para orangtua adalah keterlibatan dan interaksi mereka dengan si cilik ketika dia bermain. Dengan demikian, kecerdasan interpersonal dan intrapersonal si cilik yang baru berkembang pada usia ini juga terasah.