Memilih makanan sehat untuk anak bukanlah perkara yang dapat disepelekan. Makanan bukan hanya diperlukan untuk aktivitas sehari-hari si cilik. Makanan juga diperlukan sebagai bahan untuk tumbuh kembang si cilik hingga ia dewasa nanti. Untuk bisa memberikan makanan yang sehat pada si cilik, kita perlu mengenal berbagai jenis makanan dan fungsinya pada tumbuh kembang si cilik.

1. Karbohidrat

Karbohidrat memiliki fungsi menyediakan energi serta sebagai cadangan energi itu sendiri. Ada berbagai jenis karbohidrat dari karbohidrat sederhana hingga karbohidrat kompleks. Untuk si cilik yang masih berumur 0 – 12 bulan, sumber karbohidrat terbaiknya adalah ASI dalam bentuk laktosa. Selanjutnya, pada usia si cilik 1-2 tahun, kita bisa menambahkan sumber karbohidrat berupa glukosa yang terkandung dalam susu formula dan gula sebagai pemanisnya. Si cilik juga bisa diberikan pati yang wujudnya dalam bentuk bubur instan atau biskuit. Semakin bertambah usia si cilik, jenis karbohidrat yang bisa ia makan juga bertambah banyak. Pada usia 3 – 5 tahun, Anda sudah bisa memberikan karbohidrat kompleks seperti nasi dan ubi-ubian.

2. Protein Hewani

Protein memiliki fungsi membangun tumbuh kembang si cilik. Si cilik biasanya mendapatkan protein dari ASI yang ia minum. Sedangkan konsumsi daging pada si cilik tentu saja berbeda dengan pada orang dewasa. Pemberian daging sendiri selain menyuplai kebutuhan protein hewani, juga dapat memberikan zat berguna lain. Misalnya, daging putih seperti daging ikan laut yang memiliki manfaat yang sangat baik untuk kecerdasan karena bukan hanya mengandung protein, tetapi juga mengandung DHA dan Omega 3.

makanan3. Buah

Pada umumnya, buah kaya akan vitamin, serat, dan gula fruktosa. Kandungan vitamin pada buah memiliki fungsi yang sangat penting bagi tumbuh kembang si cilik meskipun hanya diperlukan sedikit. Pada usia 6 bulan ke atas, Anda sudah bisa memberikan berbagai buah-buahan seperti pisang, pepaya, dan kombinasi di antara buah-buahan tersebut. Untuk memudahkan si cilik mengkonsumsi buah, Anda dapat memblender buah dan mencampurnya dengan ASI atau air. Misalnya, untuk memberikan pisang pada si cilik yang masih kecil, Anda lebih baik memblendernya bersama sedikit air atau ASI.

4. Sayur

Sayur mengandung nutrisi yang juga penting untuk si cilik. Sayur banyak mengandung mineral, serat, vitamin, dan berbagai komponen nutrisi lainnya. Setiap sayuran biasanya mengandung jenis nutrisi yang berbeda-beda. Contohnya, wortel mengandung banyak vitamin A sedang tomat banyak mengandung vitamin C. Jadi, berilah si cilik sayur secara bergantian atau dalam bentuk kombinasi beberapa macam sayur. Pastikan juga Anda memilih sayuran yang berkualitas baik untuk si cilik. Pilihlah sayur yang tidak busuk dengan warna yang masih segar. Bila memungkinkan, carilah sayur organik yang bebas bahan kimia.